Connect with us

Hi, what are you looking for?

RAGAM

[HAi] April Penuh Cinta | Tenasia

[ad_1]


Source: https://www.theflybird.com/2018/07/jinhae-cherry-blossom-festival-city-tour.html

By Ibu Eva Latifah

Bulan April adalah bulan yang punya nuansa indah dan penuh cinta. Selain karena musim semi, hari Valentine juga ada di bulan ini. Tidak mengherankan romansa cinta banyak dirayakan secara khas oleh orang Korea. Karena kesan baik ini, ada banyak pekerja seni (artis) yang melakukan rilis pada bulan ini.

Selain itu, bagi Indonesia dan Korea, tanggal 21 April adalah hari penting. Di Indonesia ada perayaan Hari Kartini, sementara di Korea pada tanggal yang sama diperingati sebagai Hari Sains. Dapat dikatakan, bulan April adalah bulan Korea-Indonesia serta bulan cinta dan sains. Apakah cinta dapat dilogikakan secara ilmiah atau dengan pendekatan sains? Artikel ini mencoba masuk ke dalam garis batas tersebut.

Sarang, Cinta, dan Korea-Indonesia

Para pecinta drama atau produk Hallyu lainnya pasti tahu tentang 사랑 sarang. Tahukah bahwa kata “sarang” ada di dalam bahasa Korea dan Indonesia? Ya, sarang adalah salah satu contoh kata yang sama-sama dimiliki oleh bahasa Korea dan Indonesia. Dalam KBBI daring, sarang berarti tempat yang dibuat atau dipilih oleh binatang ungags, tempat yang dibuat atau dipilih untuk beranak dan memiara anaknya, tempat kediaman atau tempat persembunyian.

Kata sarang bahasa Korea yang dikenal oleh orang Indonesia adalah kata yang bermakna “cinta.” Menariknya, kata cinta juga ada dalam khazanah bahasa Korea. Kamus https://ko.dict.naver.com/ menyebutkan bahwa 찐따 cinta adalah kosakata yang berasal dari dialek Provinsi Jeonbuk yang berarti pincang, berat sebelah, tidak seimbang. Awalnya, kata ini dipakai untuk menyebut orang yang secara ceroboh menginjak ranjau yang ditanam saat Perang Korea. Setelah Perang, ada banyak orang yang kakinya cacat karena menginjak ranjau tadi. Saat ini, kata cinta menyempit maknanya menjadi kata yang dipakai untuk menghina orang yang jalannya pincang. Jadi, kata ini di dalam bahasa Korea sebenarnya punya nuansa yang kurang baik sehingga harus dihindari saat bersosialisasi dengan orang lain.

Dalam kasus “sarang” dan “cinta” (sama seperti kosakata “boyak” yang pernah dibahas dalam rubrik Hai juga), dapat dijadikan satu unsur pengikat Korea dan Indonesia. Kesamaan bunyi dalam beberapa kosakata menunjukkan uniknya otak manusia dalam menciptakan kata. Dengan perangkat pembentukan suara yang secara universal ada, bunyi dapat ditangkap sama. Penulis mengasumsikan bahwa secara fonetik (untuk beberapa contoh kata homonim), bangsa Indonesia dan Korea menangkap bunyi dan membentuk kata secara hampir sama. Akan tetapi, pemaknaannya berbeda karena arbitrasi masyarakat yang juga berbeda. Sangat dimungkinkan bahwa saat pembentukan kata, hubungan saling mempengaruhi (minimal secara bahasa) antara Korea-Indonesia belum terjadi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Variasi kata “sarang’

Dalam kamus krdict.korean.go.kr, dapat ditemukan banyak kata yang mengandung kata sarang. Sebut saja 사랑하다 saranghada “mencintai, mengasihi, menyayangi, mempertimbangkan”, 사랑스럽다  sarangseureopta “menarik, lucu, elok, manis”, 사랑니sarangni “gigi bungsu”, 사랑방sarangbang “ruangan laki-laki”, 첫사랑 chotsarang “cinta pertama”, 짝사랑 jjaksarang “cinta bertepuk sebelah tangan”, 내리사랑 nerisarang “kasih sayang orang tua”, 옛사랑 yetsarang “cinta lama”, 참사랑 chamsarang “cinta sejati”, 치사랑 chisarang “kasih sayang (anggota keluarga yang muda terhadap yang lebih tua), 풋사랑 putsarang “cinta monyet”.

Dalam bahasa Indonesia, lema yang memuat cinta di antaranya adalah cinta damai, cinta monyet, cinta kasih, cinta bebas, cinta bertepuk sebelah tangan, cinta buta, cinta jarak jauh, cinta mati, cinta pada pandangan pertama, cinta pelarian, cinta pertama, cinta petualangan, cinta platonic, cinta sejati, cinta setengah mati, cinta tak berbalas, cinta tak bersyarat, cinta terpendam, sentuhan cinta, dimabuk cinta, putus cinta.

Ibu Eva Latifah saat menghadiri festival musim semi di Korea / foto by Bu Eva

Dari list di atas, dapat dilihat bahwa kosakata cinta dalam bahasa Korea dan Indonesia ada yang sifatnya universal (ada di kedua bahasa), ada yang sama meski penamaan berbeda, dan ada juga yang hanya ada pada salah satu bahasa. Yang secara universal misalnya kata cinta, kasih sayang, cinta pertama, cinta sejati, dan cinta bertepuk sebelah tangan. Persamaan kosakata ini menunjukkan kesamaan nilai kedua negara dalam memandang cinta.

Selain yang kesamaan seperti di atas, ada kosakata yang bermakna sama tetapi menggunakan ekspresi berbeda di dalam bahasa Korea-Indonesia. Contohnya, kosakata cinta monyet. Bahasa Korea menggunakan kata putsarang. Put artinya muda atau awal. Misalnya pada kata putgwail yang artinya buah muda atau buah mentah.  Jadi, untuk menamakan cinta anak muda yang masih awal dan bisa berubah, digunakanlah kata “put” atau “muda” dan “mentah”. Sedangkan dalam bahasa Indonesia, kata “monyet” digunakan karena sifat monyet yang seperti kanak-kanak, main-main, dan tidak serius. Tampak bahwa bahasa Korea melihatnya dari sisi usia muda dan sifat yang masih mentah (belum dewasa), sementara bahasa Indonesia menilai dari sisi tingkah anak muda seperti monyet yang malu-malu dan berpindah-pindah.

Contoh lainnya, untuk menyebut gigi yang muncul terakhir misalnya, Korea menggunakan kata sarangni. Dalam bahasa Korea, sarang artinya cinta dan ni artinya gigi. Disebut “gigi cinta” karena munculnya di saat sudah dewasa atau saat seseorang sudah mengerti arti cinta. Sedangkan dalam bahasa Indonesia, gigi terakhir disebut gigi bungsu. Seperti kita ketahui, bungsu artinya yang terakhir atau yang termuda. Jadi, Indonesia melihatnya dari urutan kemunculan si gigi, sedangkan Korea menekankan pada situasi saat gigi itu tumbuh, yaitu saat sudah dewasa dan mengenal arti cinta.

Sarang dan makna sosial di baliknya

Kata cinta dan sarang, bukanlah sekedar soal rasa. Penggunaan kata cinta dalam kosakata juga menggambarkan kehidupan soal masyarakatnya. Dalam beberapa kosakata terkait sarang dalam bahasa Korea menunjukkan bagaimana Konfusianisme berpengaruh dalam kehidupan masyarakat Korea.

Salah satu yang sangat khas Korea dan terkait dengan sejarah budaya bangsa Korea adalah kasih sayang anggota keluarga yang muda terhadap yang lebih tua seperti ditunjukkan dalam kata chisarang. Kita tidak dapat menemukan kosakata khusus untuk mengatakan cinta atau kasih sayang dari yang muda terhadap yang lebih tua di dalam perbendaharaan kosakata bahasa Indonesia. Kata chisarang menunjukkan pengaruh dari ajaran Konfusianisme yang menekankan hubungan antara junior dan senior. Kata ini menjadi bukti pentingnya senioritas di dalam masyarakat Korea.

Sarangbang: Dahulu dan Sekarang

Advertisement. Scroll to continue reading.

Bahasa terus berkembang. Ada kosakata baru, ada yang menghilang. Ada yang tetap bertahan, tetapi mengalami pergeseran makna. Contoh menarik yang ingin saya bahas dalam artikel ini adalah sarangbang. Sarangbang adalah ruang tamu yang ada di dalam struktur rumah tradisional Korea. Dalam budaya tradisional Korea, tamu dijamu di ruangan yang terpisah dari ruang dalam. Sarangbang atau ruang tamu disebut juga 객간gekgan, 객당gekdang, 외당wedang, 외실wesir. Kata sarang dalam hal ini bukan kata asli bahasa Korea tetapi dari tulisan hanja 舍廊房. 舍 sa berarti “rumah, istirahat, menginap/bermalam”. 舍 rang artinya “laki-laki atau pemilik rumah bagian luar” (www.hanja.co.kr). Jadi, meski berbunyi sarang, kata sarang dalam sarangbang bukan berarti cinta. Sarangbang dapat diterjemahkan menjadi ruangan (bang) yang digunakan oleh tuan rumah laki-laki (rang) yang digunakan untuk menyambut tamu agar beristirahat atau bahkan menginap (sa).

Makna sarangbang mengalami perubahan makna setelah ada novel berjudul 사랑 손님과 어머니sarang sonnimgwa omoni yang berarti “Tamu Cinta dan Ibu.” Novel ini merupakan karya Ju Yoseob yang diterbitkan pada tahun 1925 di majalah Jogwang. Novel ini bercerita tentang seorang anak yang melihat adanya ‘kasih sayang’ antara ibu yang menjanda dengan ‘paman’. Ia sebenarnya adalah teman almarhum ayah yang tinggal dengan menyewa ruang tamu. Akan tetapi, situasi pada saat itu memang tidak memungkinkan seorang janda untuk menikah lagi. Sehingga, perasaan suka harus dipendam keduanya. Novel ini kemudian dibuat versi filmnya pada tahun 1960. Dalam versi novel, kata yang digunakan adalah sarang sonnim atau tamu “cinta”. Penulisnya sengaja menghilangkan kata bang yang berarti “ruangan’ agar timbul dualisme makna. Tetapi dalam versi filmnya, kata sarangbang dituliskan sesuai kosakata aslinya. Dalam novel, kata sarang di sini ada dua makna, ruang tamu dan ruang yang menghubungkan laki-laki dan perempuan secara diam-diam. Ruangan ini menjadi penanda bagaimana perempuan tokoh ibu diceritakan harus mengalami konflik batin antara rasa sayang terhadap paman dan setia pada mendiang suaminya.

Sarangbang di masa modern juga digunakan untuk menamakan ruangan menyusui. Misalnya, 지하철 아기사랑방 jihachol agisarangbang. Secara harfiah, ekspresi ini berarti ruang cinta anak di stasiun bawah tanah. Dalam bahasa Indonesia biasa disebut dengan ruang menyusui atau ruang laktasi. Dalam contoh ini, kata sarang dalam sarangbang berarti cinta. Makna yang berbeda arti arti awal yang mengacu pada (tempat) menginapnya tamu dari tuan rumah laki-laki.

Dari pemaparan di atas tampak bahwa kata sarang atau cinta ada yang universal. Universalisme cinta yang salah satunya coba disematkan pada bulan April, ada baiknya juga dipahami dengan menelaah kata terkait. Baik di dalam budaya Korea maupun Indonesia. Dengan demikian, kita akan dapat melihat bahwa cinta juga terkait dengan ruang dan waktu yang tidak lepas dengan budaya yang melatarinya.

Penuh cinta dari saya.

Email: [email protected]

IG: evalova33

[ad_2]

Sumber Berita

Advertisement. Scroll to continue reading.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kamu Juga Mesti Baca Ini

SELEBRITI

Aksi sosial di kalangan para selebritis kini memang sudah biasa. Tak sedikit dari para publik figur Tanah Air yang berusaha menunjukkan kegiatan sosial ....

BINGKAI

GRATIS : ☛ https://bit.ly/2CGcqKY HEBOH, 7 ARTIS BERSEDIA MASUK NERAKA | BERITA SELEBRITI TERBARU HARI INI hallo selamat datang, channel … source

SELEBRITI

Program yang menayangkan info terkini dari selebritis indonesia. Berita seputar kegiatan artis maupun gosip artis, kami sajikan hanya di Selebrita. source

BINGKAI

Tonton full episode program SCTV klik http://bit.ly/fullepsSCTV Kabar Duka!! Adik dari Angela Gilsha Meninggal Dunia | Status Selebritis Download aplikasi … source

Advertisement
close