SelebritisNews.com
Art is not a luxury, but a necessity.

Kesulitan Muslim di Korea: Kesalahpahaman tentang Islam | Korea

0 9



Source : naver

Menurut seorang pejabat dari Federasi Islam Korea, ada sekitar 260.000 Muslim yang tinggal di Korea pada 2018. Karena banyak orang Korea percaya pada agama Kristen dan Budha, jumlah Muslim relatif sedikit. Namun, jumlah Muslim yang tinggal di Korea terus meningkat. Seiring dengan meningkatnya jumlah Muslim yang tinggal di Korea, budaya Islam secara bertahap memasuki masyarakat Korea. Ada Masjid dan Restoran Halal di Itaewon, Seoul. Selain itu, beberapa hotel juga memiliki menu halal. Ada juga tempat-tempat yang memberikan arahan kepada umat Islam untuk shalat sehingga mereka bisa menjalankan ibadah dengan nyaman. Dengan demikian, budaya Islam secara bertahap muncul dalam masyarakat Korea.

Source : atap.org.pk

Muslim adalah teroris?!

Sampai saat ini, banyak orang Korea yang salah paham tentang Islam. Secara khusus, setelah serangan teroris 9/11, Islam telah digambarkan sebagai agama yang berbahaya di media, dan pemahaman yang menyimpang tentang Muslim telah menyebabkan ‘Fobia Islam’ atau ‘Kebencian Islam’. ‘Kebencian Islam’ mengacu pada melihat Islam sebagai agama monolitik dengan sistem ideologis yang sempit. Dengan kata lain, ini mengacu pada prasangka yang memandang Islam dan Muslim sebagai objek ketakutan dan pengucilan. Pada tahun 2018, ‘National Petition’ berikut diunggah ke situs Blue House. “Tolong deportasi pengungsi Yaman yang memasuki Jeju dari Korea.” Dengan ratusan ribu orang menyetujui petisi ini, “kebencian Islam” Korea pernah menjadi sebuah masalah. Ini karena adanya prasangka buruk terhadap Islam sebagai alasan penolakan pengungsi. Saat itu, ada 5 protes terkait hal ini di Korea. Selain itu, pada tahun 2019, terjadi penyerangan pengungsi di Pulau Jeju. Begitu pula, orang Korea masih berprasangka buruk dan menolak Muslim sebelum belajar tentang Muslim.

Islam = Arab?!

Kesalahpahaman lain di Korea tentang Islam adalah dengan berpikir bahwa “Islam = Arab”. Tentu saja, Islam dan Arab adalah konsep yang sangat berbeda. Poligami, sunat perempuan, pembunuhan demi kehormatan, kekerasan, dan diskriminasi terhadap perempuan sebenarnya adalah masalah masyarakat patriarki yang berpusat pada laki-laki, bukan agama Islam. Namun, beberapa orang Arab dengan struktur ‘berpusat pada laki-laki’ adalah Muslim, dan orang Korea salah paham bahwa ‘Arab = Muslim = orang yang kejam’. Faktanya, orang Korea tidak benar-benar tahu apa yang dipercayai Muslim. Hal ini dikarenakan belum adanya persepsi yang akurat tentang agama Islam. Etimologi linguistik Islam adalah ‘perdamaian’, dan arti teologisnya adalah ‘penyerahan’. Dilihat dari etimologinya, pemikiran Islam adalah ketaatan mutlak kepada Allah untuk memperoleh ketenangan batin dan kedamaian duniawi. Muslim menganggap melakukan perbuatan baik melalui hubungan dengan Allah sebagai inti dari kehidupan religius mereka. Untuk pemahaman Islam yang akurat, orang Korea membutuhkan studi dasar tentang Islam.

Source : Youtube “[Korean Imam] Alkory Dawah”

‘Pemuda Muslim’ mencoba menyelesaikan prasangka dan kesalahpahaman di Korea !!

Sejak 2011, Mr. Park Dong-shin telah mewawancarai berbagai media Korea untuk mempromosikan Islam. Selain itu, dia membuat YouTube untuk mempromosikan Islam. Memang tidak mudah, namun kesadaran Islam di Korea secara bertahap berubah positif melalui aktivitas promosi.

Thumbnail source : hankook ilbo

Written by : Kim Minju, Student of Malay-Indonesia, Hankuk University of Foreign Studies, South Korea



Sumber Berita

Leave A Reply

Your email address will not be published.