SelebritisNews.com
Art is not a luxury, but a necessity.

Kota Busan Sedang Bersiap Menjadi Kota Ramah Muslim – Korea

0 18



Oleh Minji Bae

Credit: http://upinews.kr/newsView/upi202001200031

Masjid dalam gambar adalah Masjid Al-Fatah, masjid terbesar di Busan. Busan adalah kota terbesar di Korea selain Seoul dan merupakan kota wisata internasional yang sudah terkenal dengan BIFF(Busan Internasional Film Festival) dan berbagai tempat wisata. Kota pelabuhan yang indah ini dipilih sebagai kota wisata internasional oleh pemerintah Korea dan secara khusus sedang berupaya untuk menarik minat “turis Muslim”.

Jumlah wisatawan muslim yang berkunjung ke Korea sebelum pandemi Corona menunjukkan tren meningkat setiap tahun. Sebagian besar dari mereka adalah Muslim dari Malaysia dan Indonesia dan dianalisis dipengaruhi oleh “Hallyu” atau gelombang Korea, seperti informasi perjalanan yang populer di kalangan anak muda, K-pop & K-Drama, dan minat wanita pada kosmetik Korea. Terungkap juga bahwa hanya 20,3% dari 350 ribuan turis Muslim yang mengunjungi Korea pada 2019 mengunjungi Busan. Dalam situasi ini, Kota Metropolitan Busan menilai bahwa jumlah pengunjung ke Busan tidak banyak dibandingkan dengan seluruh jumlah pengunjung ke Korea dan sedang mengupayakan berbagai usaha untuk menjadi kota yang ramah bagi wisatawan Muslim.

Credit : https://www.leaders.kr/news/articleView.html?idxno=226234

Usaha pertama adalah pembangunan infrastruktur Islam. Meski ada 21 musholla di Busan, hanya 7 yang dilengkapi ruang untuk wudhu dan hanya ada satu tempat yang membedakan ruang untuk pria dan wanita. Dikarenakan itu, diumumkan rencana untuk pembangunan dan perbaikan lebih banyak musholla. Kedua, Busan sebagai kota ramah makanan halal. Karena kota ini kota pelabuhan dan terkenal dengan makanan laut di seluruh Korea, Busan dianggap perlu untuk mempromosikannya. Oleh karena itu, langkah-langkah seperti pemberian sertifikasi halal atau melakukan pemasaran untuk menginformasikan makanan halal telah diusulkan. Usaha ketiga adalah pemandu wisatawan Muslim. Kota Busan berupaya untuk memudahkan umat Islam menikmati perjalanan mereka ke Busan dengan menggunakan sistem mencari interpreter dan pemandu wisata di setiap bidang. Selain itu, mereka juga melakukan upaya seperti merekrut supporter pariwisata ramah Muslim dan mengadakan kontes ide untuk opini yang lebih beragam.

Credit : https://www.leaders.kr/news/articleView.html?idxno=226234

Meski upaya-upaya di atas mulai dilaksanakan, Kota Busan masih menghadapi kesulitan dan kekurangan dalam hal sosialisasi kepada masyarakat dan calon wisatawan muslim. Di antara restoran yang telah menerima sertifikasi Halal, ada yang diperkenalkan sebagai restoran Halal di pamflet perjalanan tetapi tidak ada tanda sertifikasi Halal di dinding restoran. Pihak terkait dari restoran mengeluhkan kesulitan dengan mengatakan “Jika tertulis dalam bahasa Arab, pelanggan Korea kadang-kadang takut untuk berkunjung karena tidak terbiasa.”

Dalam hal ini, kita bisa melihat bahwa penting juga untuk membangun infrastruktur yang ramah Muslim, tetapi yang terpenting adalah meningkatkan kesadaran masyarakat Korea tentang Muslim. Jika usaha seperti tersebut tetap dilakukan, Kota Busan akan menjadi kota yang benar-benar ramah Muslim!



Sumber Berita

Leave A Reply

Your email address will not be published.