SelebritisNews.com
Art is not a luxury, but a necessity.

Minimarket Korea Fokus Memasuki Pasar Asia Tenggara, Akankah Hadir di Indonesia? – Korea

0 36

[ad_1]


Oleh Kim Minju

Minimarket Korea tengah fokus untuk memasuki pasar Asia Tenggara. Dengan semakin populernya K-food seperti ayam, ramyeon, dan tteokbokki di luar negeri, industri minimarket Korea mulai masuk ke Indonesia, Vietnam, dan Malaysia.

Minimarket CU membuka toko pertamanya di Kuala Lumpur, Malaysia pada bulan April. [Foto BGF Retail]

Alasan minimarket Korea mulai memasuki pasar Asia Tenggara adalah karena mereka merasakan keterbatasan pada pasar domestik Korea. Dengan populasi penduduk Korea yang hanya sekitar 50 juta, terjadi keterbatasan minimarket untuk menjual barang yang diperuntukkan orang Korea.

Selama pandemi, banyak orang yang memilih untuk menghabiskan waktu dan melakukan aktivitas di dalam rumah, misalnya menonton drama atau film Korea. Hal ini berdampak pada popularitas budaya Korea di mata internasional. 

Alasan lain minimarket melakukan perluasan hingga pasar Asia Tenggara adalah Blue Ocean dengan potensi pertumbuhan yang besar dari sudut pandang bisnis karena penduduk di bawah usia 30 tahun merupakan separuh dari 650 juta penduduk di Asia Tenggara.

Foto: BGL Retail

Minimarket GS25 yang masuk ke Vietnam pada tahun 2018, saat ini mengoperasikan 110 toko di Vietnam. Selain itu, minimarket CU yang pertama kali masuk ke Malaysia pada April lalu, sekarang sudah membuka 4 cabang. Sementara itu, E-Mart 24 juga mulai masuk ke Asia Tenggara dengan bertujuan untuk melokalisasi K-food di pasar Asia Tenggara, dimulai dengan pasar Malaysia. 

Minimarket pertama E-Mart 24 Malaysia menyediakan 10-15 meja sehingga dapat menampung sekitar 40 orang yang ingin makan di tempat. Selain itu, mereka juga memperkuat penjualan K-food, seperti 4 jenis cup rice ala Korea (bulgogi, ayam, tuna mayo, salmon), tteokbokki, ayam gangjeong, dan fried fish cake. Mereka juga menjual 4 jenis Snow Bingsu dan 3 jenis soft ice cream menggunakan peralatan Korean Snow Bingsu untuk iklim Asia Tenggara yang panas. E-Mart 24 juga menjual makanan Korea ready-to-eat (RTE) seperti kimbap, kimbap segitiga, sandwich, dan salad, menarik respons dari pelanggan muda yang peka terhadap tren.

Minimarket CU juga memasuki pasar Malaysia dengan menjual berbagai produk Korea. Minimarket pertama di Malaysia, CU Center Point, memiliki ruangan yang sangat luas dengan menjual 60% produk Korea dari total keseluruhan produk yang tersedia. CU juga membuat dan menjual berbagai street food Korea seperti odeng, tteokbokki, ayam gangjeong, dan bingsu di minimarket sebagai makanan siap saji.

Dimulai dari Vietnam dan Malaysia, minimarket Korea juga bersiap memasuki pasar Indonesia yang berpenduduk 270 juta jiwa.

[ad_2]

Source link

Leave A Reply

Your email address will not be published.