SelebritisNews.com
Art is not a luxury, but a necessity.

Seorang Single Father Memperjuangkan Anaknya yang Tak Teregistrasi di Korea | Tenasia

0 14



Kim Ji-hwan merupakan seorang single father yang berjuang untuk meregistrasikan anaknya. Sebelum tahun 2015 lalu, hampir tidak mungkin seorang ayah dapat meregistrasi seorang anak tanpa ibu hal ini karena adanya hukum dimana hanya seorang ibu yang memiliki hak untuk melakukannya. Di Korea sendiri, ada hukum yang menyatakan bahwa anak yang lahir di luar nikah harus diregistrasi oleh ibunya. Ketika putri dari Kim Ji-hwan lahir pada tahun 2013, istrinya telah meninggalkan keduanya sebelum sang putri terdaftar dalam registrasi negara.

Kim Ji-hwan dan Sa-rang – https://give.asia/campaign/asian-boss-supports-single-fathers#/

Jika tidak diregistrasi, berartikan bahwa Sa-rang, putri Kim Ji-hwan tidak terdaftar sebagai Warga Negara Korea. Sa-rang tidak memiliki nomor induk kependudukan, tidak dapat mengakses kebijakan pengasuhan anak atau kesejahteraan pemerintah, bahkan asuransi kesehatan. Anak-anak di bawah usia 12 tahun divaksinasi secara gratis, tetapi bagi mereka yang tidak terdaftar, setiap suntikan berkisar antara 10.000 won hingga 150.000 won (sekitar 120.000 sampai 1,9 juta rupiah).

Setelah enam bulan pertama, Kim bertemu dengan seorang konselor yang membantunya. Karena ayah tidak dapat mendaftarkan anaknya, Kim harus mengajukan gugatan terlebih dahulu untuk membuat nama baru dan asal keluarga untuk Sa-rang, dan kemudian mengajukan pengakuan sebagai ayah kandungnya.

Kim meminta bantuan dari perusahaan bantuan hukum Korea Selatan dan pengacara pribadi serta firma hukum, tetapi baru pada paruh kedua tahun 2014 Sa-rang secara resmi diakui di mata hukum sebagai hal yang wajar.

Sumber : https://koreajoongangdaily.joins.com/2021/03/28/culture/features/single-father-Sarang-birth-registration/20210328153300693.html



Source link

Leave A Reply

Your email address will not be published.